Selasa, 17 Desember 2013

Always (You're Special To Me) Chapter 1


Author : Mauli (@Vipputri_)
Main Cast :
            -Kwon Jiyong/G-Dragon (BIG BANG)
            -Park Bom (2NE1)
Genre : Angs Romance
Length : Chaptered
Rate : T
Disclaimer : ini FF murni hasil Imajinasi saya, terinspirasi dari fakta yang berberkembang seputar Kwon Jiyong, Park Bom dan GBOM. Kenapa saya mengambil judul Always buat FF ini? jawabannya adalah karena Always adalah salah satu lagu BigBang Favorit saya^^ #gak nyambung sama GBOMnya ya hihi^^ makanya saya kasih dalem kurung itu. Fanfict ini dibuat ditengah tugas-tugas sekolah yang menumpuk, cuman ngandelin mood, imajinasi, keyboard, dan jiwa Addicted saya yang semakin membara(?) *eh. jadi jangan kaget kalo Virus gaje bertebaran di Fanfict dibawah 8 chapter perdana saya ini, Like dan Komentar sangat diharapkan, makin banyak koment makin semangat :) Baiklah selamat menikmati(?) J
-CHAPTER 1-
                                          
Kwon Jiyong POV
Kaget, kesal, gelisah dan takut. Hal itulah yang selalu ku rasakan setiap kali sepasang mataku membaca dan mendapati kabar kedekatanku dengan yeoja-yeoja manis itu. mungkin aku tidak akan sekesal ini jika kedekatan yang para fansku dan fans mereka maksud itu hanyalah sebatas kedekatan rekan kerja. Tapi apa ini? Heedragon, Daragon, Skydragon, (blabla)dragon.. aku kaget aku kesal terhadap kabar-kabar miring itu, kabar yang mengatakan jika aku tengah berkencan atau berpacaran dengan yeoja-yeoja itu, aku gelisah dan aku takut hal ini akan membuat hubunganku dengan park bom semakin tidak baik.
Dan lagi, aku benci melihat Bom dekat/didekati dengan namja lain.. aku tau namja manapun pasti akan terpesona terhadap kecantikan fisik dan hatinya, terpesona terhadap suaranya dan kepribadian uniknya. Tapi aku berhak untuk cemburu bukan? Yah aku cemburu aku sakit dengan semua pemberitaan itu.. bisakah hanya ada satu couple dari aku dan bom.. satu couple yang bernama GBOM! Hanya itu. bisakah hanya ada satu Shipper dari pasanganku dan pasangan Bom.. satu shipper yang bernama ADDICTED? Hanya itu! (GD egois, tapi suka^^)
Andai saja Bom sadar jika lirik indah dalam beberapa laguku itu kutuliskan untuknya, andai saja Bom sadar kedekatan yang kulakukan dengannya di mv dan diatas panggung bersama TOP hyung ataupun rekan lainnya adalah kesengajaan, aku sengaja mendekatimu Bommie, aku ingin mereka dan kau sadar jika yang aku cinta hanya kau bom. Bukan Sohee, Dara, CL, ataupun yeoja-yeoja yang lain.
 “Ji!”

Kwon Jiyong POV end
Author POV   
                                       
Seorang namja jangkung dengan syal merahnya menampakkan raut wajah yang tidak senang saat ia membuka internet lewat pcnya. Dan sesekali menangkupkan sepasang telapak tangannya di atas sepasang pipinya, juga menenggelamkan wajahnya pada meja bernuansa krim itu.
Tidak lama kemudian datanglah seorang yeoja cantik dengan rambut hitam kecoklatan yang diikat sedemikian rupa tepat didepan bahu kirinya.
“Ji!” sapa yeoja yang diketahui bernama park bom itu kepada Jiyong, hal tersebut membuat Jiyong Refleks menutup pcnya yang bahkan masih hidup (belum di sleep/shut down maksudnya^^)
“Bom..” sambut jiyong ragu, sambil mengucek kedua matanya dan menampar pelan pipinya memastikan apa yang ia lihat sekarang adalah wujud bom sungguhan atau hanya halusinasinya saja
“eeh..?” ucap bom bingung
“a’ bom, nde.. kita akan latihan sekarangkah?” tanya jiyong sambil sedikit menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal
“lihat.. kau lagi-lagi tidak memanggilku noona eoh?” bom memajukan bibir bawahnya
Jiyong memicingkan matanya, dan sebisa mungkin mencoba menahan senyumnya melihat tingkah bom yang lagi-lagi berhasil membuatnya gemas “Shirreo! Siapa suruh kau memiliki wajah yang terlalu cute.. menipu, orang yang belum mengenalmu pasti mengira kau baru berusia 18 tahunan.. NOONA”
“Aishh alasanmu selalu sama Ji.. TOPneun eoddiimnikka?” tanya Bom yang membuat Jiyong terpaku beberapa menit menahan sakit yang seketika memasuki lubuk hatinya
“YA! Bisakah kau tidak terus menanyakan TOP hyung saat bersamaku HA?” ucap Jiyong cukup keras
-hening-
“mi.. mian.. tapi bukankah kita akan latihan bersama TOP?” tanya Bom pelan dengan wajah yang tertunduk kearah sepasang sepatu yang dipakainya
“hentikan Bommie, sikapmu yang seperti itu membuatku akan semakin sulit untuk tidak mencintai dan mengagumimu..” ucap Jiyong dalam batinnya
“ kita akan tampil tanpa TOP hyung di lagu ini” Jiyong memperhalus nada bicaranya, sambil memberikan dua lembar kertas berisi lirik lagu plus not dari lirik lagu tersebut.
“Black?” tanya bom
“H’mm” ucap jiyong singkat (banget-.-)
“Lagu yang pernah kau nyanyikan bersama Jennie kim?” tanya Bom lagi
“H’mm” jawab Jiyong masih tetap sangat singkat
“Japan Version?”
“Ne Noona (ala OOAK).. mari berlatih dengan baik.. Dragons Bomshells dan.. Addicted pasti sudah tidak sabar menunggu kita bersama lagu ini.. GBOM hwaiting” ucap jiyong menyemangati Bom sambil tersenyum dan mengepal tangan kanannya tepat di depan telinga kanannya, hal tersebut membuat Bom mulanya canggung, namun iapun sadar dan bersedia membalas senyuman tulus dari Jiyong
//
*27/11/2013
“kerja bagus noona, gomawo” Ucap jiyong sambil menyalami erat telapak tangan halus milik bom. Saat ini kedua makhluk(?) itu saling bertatapan dengan guratan senyuman puas di wajah manis mereka masing-masing.
“Nde.. kau telah melakukan yang terbaik Ji, Cheonmaneyo” balas bom sambil berupaya melepaskan telapak tangannya yang terasa geli saat jari-jari telapak tangan jiyong mulai meraba dan menggeliat di telapak tangannya.
#Grebb
Berhasil melepas genggaman, ternyata tidak membuat Jiyong lepas darinya. Bahkan kali ini lebih dekat. Jiyong memeluk bom erat melampiaskan kekaguman dan kecintaannya pada yeoja berjuluk the living barbie itu.
“kau luar biasa.. Jeongmal gomawoyo noona-ah.. ini semua berkat kau..” lanjut jiyong sambil mengelus punggung bom, dan hal tersebut lantas membuat bom pasrah dan mencoba menikmati jemari Jiyong yang membabi buta di punggungnya hingga beberapa saat yang cukup lama
berkat kau aku masih bertahan sampai sekarang.. bertahan dengan karyaku dan bertahan dengan rasa cinta yang masih kusimpan untukmu.. always! your special to me” Batin Jiyong
“tidak perlu berlebihan Ji. Aku hanya sedikit membantumu. kaulah yang luar biasa” ucap bom sambil melepaskan diri dari pelukan Jiyong
“lihat, lagi-lagi kau berhasil membuatku semakin ingin memilikimu bom” ucap jiyong dalam batinnya sembari tersenyum tulus kearah lantai.
Tidak lama kemudian
“Jiyong-ah” panggil seseorang yang sangat tidak asing bagi jiyong, apalagi Bom.
-Hening-

Park Bom POV
Haneunim (tuhan) ada apa lagi dengan dia. Kenapa dia terus saja bersikap seperti ini padaku. Tolong lepaskan tanganku Jiyong. Aku takut mereka melihat ini.
#Grebb
Oh tidak, bahkan sekarang dia memelukku.. terlalu erat, appo..
Sentuhan ini, oh tidak mengapa begitu nyaman..
Aghk.. ada apa denganku, bahaya jika mereka melihat..
“tidak perlu berlebihan Ji. Aku hanya sedikit membantumu. kaulah yang luar biasa” ucapku setelah berhasil melepaskan diri dari pelukan Jiyong
Astaga dia tersenyum.. mengapa sangat manis, tolong segera hentikan ini Tuhan! Jangan buat aku kembali berharap menjadi seseorang yang special baginya. Jeball!
“Jiyong-ah”
Suara itu.. Sandara. ffh~ syukurlah aku sudah lepas dari pelukan Jiyong.
“Ah eonni kau disini, mian aku hanya membawa satu botol minuman yang hendak kuberikan pada Jiyong” Ucap dara dengan tingkah kekanakannya yang aku yakin, siapapun namja yang melihat itu pasti akan gemas, termasuk dia, Kwon Jiyong.. aish mengapa rasa sesak ini datang lagi eoh.. baiklah mungkin dengan tersenyum akan berdampak lebih baik “Nevermind Dal” ucapku
“Gomawo, namun aku sedang tidak terlalu haus, sepertinya kau bisa memberikan minuman itu ke Bom noona” kulihat dan kudengar sangat jelas ucapan dan reaksi canggung dari Jiyong yang dengan sopan menolak minuman dari dara.
“ah ani Ji, Dal.. aku sama sekali tidak haus.. malah aku ingin buang air kecil, hehe~ aku ketoilet dulu ya” aku menanggapi ucapan jiyong dengan sebuah kebohongan kecil. Dan dengan segera akupun keluar dari ruangan yang mendadak terasa sangat sempit dan panas itu
“Kajima.. YA! CEPATLAH KEMBALI” Teriak Jiyong dari pintu yang tentu saja masih dapat kudengar dengan jelas. Namun hanya diam yang dapat kulakukan. Diam dengan senyum miris yang bahkan tidak dapat ia lihat. Ya aku merasa miris dengan diriku sendiri saat ini.. diriku yang dengan lancangnya berharap Jiyong tau dan mewujudkan harapanku menjadi seseorang yang spesial untuknya, seseorang yang kelak akan menjadi pasangan hidupnya, seseorang yang akan selalu ada bersamanya, bukan hanya sebatas rekan kerja yang berkolaborasi dalam beberapa lagu. Bukan itu.. aku sadar aku tidak pantas untuknya, bahkan usia kamipun terpaut 4 tahun. Sangat jauh bukan, dan nyatanya aku berperan sebagai noona disini..
Dan Dara, dia sudah kuanggap adik kandungku sendiri.. dan akupun tau cintanya ke Jiyong adalah teramat besar. Semakin tidak mungkinkan aku bisa memiliki Jiyong. Mungkin mengalah adalah yang terbaik.
hah, sepertinya aku akan benar-benar ketoilet sekarang. akan bahaya jika air mata ini terlihat oleh mereka. (merekanya itu siapa ya-_-?)

Park Bom POV END
Author POV
Yeoja cantik yang diketahui bernama Bom itu kemudian bergegas pergi meninggalkan kedua orang yang sangat berperan dalam karier dan kesehariannya.
Sementara disisi lain, tepatnya disebuah ruang rekaman pribadi BIGBANG milik agensi bernama YG itu. seorang namja dengan jas, dasi dan rambut spike hitamnya itu menampakkan raut wajah yang terlihat gelisah dan khawatir, beberapa detik setelah kepergian Bom dari ruangan itu.
“Jiyong-ah wae hirae?” ucap dara memecah keheningan
“a’ ani..” sanggah Jiyong singkat
“O’ baguslah minum dulu.. igo” Dara menyodorkan sebotol minuman yang sedari tadi berada digenggamannya. Dan apa yang terjadi? Ternyata Jiyong langsung menyambutnya dan dengan cepat menghabiskan cairan apel dalam botol itu.
kau lagi-lagi berbohong Jiyong, tadi saat Bom eonni ada disini kau menolak minumanku dan bahkan menyuruhku untuk memberikan kepadanya.. tapi sekarang kau dengan cepat menghabiskan itu” dara membatin
“Ya! kau kenapa?” tanya Jiyong cuek (bayangin orang nanya tapi nadanya cuek, arra^^), dara yang mendengar itu langsung menampakkan raut kesalnya yang semakin sulit terbendung.
“Ani.. hanya saja kau tampan dengan gaya rambutmu yang seperti itu.. jas mu juga keren” jawab dara mencoba menghibur dirinya sendiri.
“Ah Jinjayo? gamsahamnida” Jiyong tersenyum singkat dan mematahkan lehernya kedepan, sembari mengucapkan terimakasih atas pujian yang dara lontarkan.
ack~ bukan tanggapan itu yang aku mau.. tidak bisakah kau juga membalas pujianku dengan pujian pula, seperti kau juga sangat cantik dengan pakaian itu.. haishh~ sampai kapan kau terus bersikap seperti ini kepadaku Jiyong” dara membatin lagi
“Ne Cheonmaneyo” tanggap dara dingin.. sementara yang ditanggapi justru sedang asyik menatap kaca jam tangan yang sebelumnya tersembunyi oleh lengan panjang dari Jas hitamnya.
“Aish~ sudah berapa lama dia pergi, apa yang sedang ia lakukan sampai selama ini” Ucap jiyong dengan nada kecewa
“Bom?” tanggap dara singkat dengan nada tanya yang sangat jelas.
“Ne”
*Butterfly.. It’s all about you My butterfly.. ev*
Mengetahui ponselnya berdering, dengan sigap mengambil ponselnya, dan cekungan manis kembali menghias wajah putihnya saat membaca tulisan ‘Baby Boo’ di layar ponselnya. Tanpa fikir panjang Jiyong langsung mengangkatnya
“YA! kau dimana eoh?..... keluar?... dengan siapa?.... mwo Chaerin?.... aish~ baiklah josimhaseyo noonaya” ucap Jiyong dalam percakapan singkat lewat ponsel bersama Park Bom.. hal itu sontak membuat kekesalan dara semakin menjadi-jadi
“YA! aku disampingmu tapi daritadi yang ada diotakmu hanyalah bom eonni Jiyong! Kau anggap apa aku ini? patung? Aishh menyebalkan” Protes dara dengan kesalnya, dan tanpa menunggu tanggapan Jiyong, iapun segera pergi meninggalkan ruangan beserta seorang penghuni didalamnya. Yang diprotes justru nampak bingung dengan tindakan dara yang baru saja ia dapati
“Eeeh~.. benar-benar berbeda. Dia selalu begitu, kekanak-kanakan” Ucap Jiyong diikuti dengan gelengan singkat kepalanya.

Just fiction, Please don’t bashing the casts of this Fanfict
And.. Please, don’t be sillent reader, Oke! ^_^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar